MODULE CISCO CCNA 1 – CHAPTER 2
NAMA PERANGKAT
Saat mengkonfigurasi perangkat jaringan, salah satu langkah
pertama adalah mengkonfigurasi nama perangkat atau nama host yang
unik. Nama host yang muncul dalam petunjuk CLI dapat
digunakan dalam berbagai proses otentikasi antar perangkat, dan harus digunakan
pada diagram topologi.
Jika nama perangkat tidak di konfigurasi secara eksplisit,
nama default yang ditetapkan pabrik digunakan oleh Cisco IOS. Nama
default untuk switch Cisco IOS adalah “Switch.” Jika
semua perangkat jaringan ditinggalkan dengan nama default mereka, akan sulit
untuk mengidentifikasi perangkat tertentu. Misalnya, saat mengakses perangkat
jarak jauh menggunakan SSH, penting untuk memastikan bahwa
Anda terhubung ke perangkat yang tepat.
Nama host yang digunakan pada
perangkat IOS melestarikan huruf kapitalisasi dan huruf kecil.
Ini sangat kontras dengan skema penamaan Internet, di mana huruf besar dan
huruf kecil diperlakukan sama.
Misalnya, pada gambar dibawah ini, tiga switch,
yang mencakup tiga lantai yang berbeda, saling berhubungan satu sama lain dalam
sebuah jaringan. Konvensi penamaan yang digunakan mempertimbangkan lokasi dan
tujuan masing-masing perangkat. Dokumentasi jaringan harus menjelaskan
bagaimana nama-nama ini dipilih sehingga perangkat tambahan dapat diberi nama sesuai
dengan itu.
MENGKONFIGURASI HOSTNAME
Setelah konvensi penamaan telah diidentifikasi, langkah
selanjutnya adalah menerapkan nama ke perangkat menggunakan CLI.
mengakses mode konfigurasi global dengan memasukkan
perintah configure terminal. Perhatikan perubahan pada command
prompt.
Dari mode konfigurasi global, masukkan perintah hostname diikuti
dengan nama switch dan tekan Enter. Perhatikan perubahan
nama command prompt.
Catatan:
Untuk
menghapus nama host yang di konfigurasi dan mengembalikan
pengalihan
ke prompt default, gunakan perintah konfigurasi global
hostname.
Selalu pastikan dokumentasi selalu di perbarui setiap kali
perangkat diubah atau ditambahkan. Identifikasi perangkat di dokumentasi
menurut lokasi, tujuan, dan alamat mereka.
AKSES PERANGKAT YANG AMAN
Penggunaan password yang lemah atau mudah
tebak terus menjadi isu keamanan di banyak sisi dunia bisnis. Perangkat
jaringan, termasuk routernirkabel rumahan, harus selalu memiliki
kata sandi yang di konfigurasi untuk membatasi akses administratif.
Semua perangkat jaringan harus membatasi akses sebagaimana
tercantum pada dibawah.
Gunakan password yang kuat yang tidak mudah ditebak.
Pertimbangkan poin-poin kunci yang tercantum pada gambar.
Catatan:
Sebagian
besar lab dalam kursus ini menggunakan password sederhana
seperti
cisco atau class. Kata sandi ini dianggap lemah dan mudah
ditebak
dan harus dihindari di lingkungan produksi. Kami hanya
menggunakan
password ini untuk kenyamanan dalam pengaturan class
atau
untuk menggambarkan contoh konfigurasi.
KONFIGURASI PASSWORD
Kata sandi yang paling penting untuk di konfigurasi adalah
akses ke mode EXEC istimewa. Untuk mengamankan akses EXEC yang
di istimewakan, gunakan perintah enable password global config.
Untuk mengamankan akses EXEC pengguna, port konsol
harus di konfigurasi. Masukkan mode konfigurasi konsol baris menggunakan konsol
baris 0 perintah konfigurasi global. Angka nol digunakan untuk mewakili
antarmuka konsol pertama (dan dalam kebanyakan kasus satu-satunya).
Selanjutnya, tentukan user mode EXEC password menggunakan
perintah password. Akhirnya, aktifkan akses pengguna EXEC dengan
menggunakan perintah masuk.
Jalur Virtual Terminal (VTY) memungkinkan
akses jarak jauh ke perangkat. Untuk mengamankan jalur VTY yang
digunakan untuk SSH dan Telnet, masukkan
mode VTY line menggunakan perintah konfigurasi
global vty 0 15. Banyak switch Cisco mendukung
hingga 16 jalur VTY yang diberi nomor 0 sampai 15. Selanjutnya,
tentukan password VTY dengan menggunakan perintah password.
Terakhir, aktifkan akses VTY menggunakan perintah masuk.
SIMPAN FILE KONFIGURASI BERJALAN
Ada dua file sistem yang menyimpan konfigurasi perangkat:
· STARTUP-CONFIG
File yang tersimpan dalam Non-volatile Random Access
Memory (NVRAM) yang berisi semua perintah yang akan digunakan
oleh perangkat saat startup atau reboot.
· RUNNING-CONFIG
File yang tersimpan dalam Random Access Memory (RAM) yang
mencerminkan konfigurasi saat ini. RAM adalah memori yang
mudah menguap. Ini kehilangan semua kontennya saat perangkat dimatikan atau
dihidupkan ulang.
Seperti ditunjukkan pada gambar, gunakan perintah running-config
privileged EXEC mode untuk melihat file konfigurasi yang sedang
berjalan. Untuk melihat file konfigurasi startup, gunakan
perintah EXEC startup-config privilege.
Jika daya ke perangkat hilang atau jika perangkat di-restart,
semua perubahan konfigurasi akan hilang kecuali jika telah disimpan. Untuk
menyimpan perubahan yang dibuat pada konfigurasi yang berjalan ke file
konfigurasi startup, gunakan perintah running mode
config-config startup-config privileged EXEC.
PACKET TRACER – SKILLS INTERGRATION CHALLENGE
Sebagai teknisi LAN yang baru saja di
pekerjakan, manajer jaringan Anda telah meminta Anda untuk menunjukkan
kemampuan Anda untuk mengkonfigurasi LAN kecil.
Tugas Anda termasuk mengkonfigurasi pengaturan awal pada
dua switchmenggunakan Cisco IOS dan mengkonfigurasi
parameter alamat IP pada perangkat host untuk
menyediakan konektivitas end-to-end.
Anda harus menggunakan dua switch dan
dua host / PC pada jaringan kabel dan bertenaga.










Komentar
Posting Komentar